fbpx
Lompat ke konten
Beranda » Artikel » Mengukur Tingkat TDS (Total Dissolved Solids ) Dalam Air

Mengukur Tingkat TDS (Total Dissolved Solids ) Dalam Air

Apakah TDS (Total Dissolved Solids ) Itu?

  • TDS (Total Dissolved Solids) atau ” Padatan Terlarut ” mengacu pada setiap mineral, garam, logam, kation atau anion yang terlarut dalam air. Ini mencakup apa pun yang ada dalam air selain molekul air murni ( H20 ) dan limbah padat. ( Limbah padat adalah partikel / zat yang tidak larut dan tidak menetap dalam air, seperti bulir kayu dll. )
  • Secara umum, total konsentrasi padatan terlarut adalah jumlah antara ion kation ( bermuatan positif ) dan anion ( bermuatan negatif ) dalam air.
  • Parts per Million ( ppm ) adalah rasio berat – ke berat dari setiap ion ke air.
  • TDS Meter didasarkan pada konduktivitas listrik ( EC ) dari air. H20 murni memiliki hampir nol konduktivitas. Konduktivitas biasanya sekitar 100 kali total kation atau anion dinyatakan sebagai setara. TDS dihitung dengan mengkonversi EC dengan faktor 0,5 sampai 1,0 kali EC, tergantung pada tingkatnya. Biasanya, semakin tinggi tingkat EC, semakin tinggi faktor konversi untuk menentukan TDS. CATATAN – Meskipun TDS Meter didasarkan pada konduktivitas, akan tetapi TDS dan konduktivitas bukanlah hal yang sama. Baca Juga : ” Peralatan Uji TDS Terbaru dan Digital “

Mengukur Tingkat TDS Dalam Air

Asal TDS Total Dissolved Solids

  • Beberapa padatan terlarut ( Dissolved Solids) berasal dari material organik seperti daun, lumpur, plankton, limbah industri dan kotoran. Sumber-sumber lain berasal dari limpasan dari daerah perkotaan, garam jalan yang digunakan di jalan selama musim dingin, dan pupuk dan pestisida yang digunakan pada rumput dan peternakan.
  • Selain itu Padatan Terlarut (Dissolved Solids) juga berasal dari bahan anorganik seperti batu dan udara yang mungkin mengandung kalsium bikarbonat, nitrogen, fosfor besi, sulfur, dan mineral lainnya. Sebagian besar dari bahan-bahan ini membentuk garam, yang merupakan senyawa yang mengandung keduanya yaitu logam dan non logam. Garam biasanya larut dalam air membentuk ion. Ion adalah partikel yang memiliki muatan positif atau negatif.
  • Air juga dapat mengambil logam seperti timah atau tembaga saat mereka melakukan perjalanan melalui pipa yang digunakan untuk mendistribusikan air kepada konsumen.
  • Perlu diperhatikan bahwa efektivitas sistem pemurnian air dalam menghilangkan total padatan terlarut / TDS akan berkurang dari waktu ke waktu, sehingga sangat dianjurkan untuk memantau kualitas filter atau membran dan menggantinya bila diperlukan.

Mengapa Anda Harus Mengukur Tingkat TDS dalam Air Anda ?

EPA Secondary Regulations menyarankan tingkat kontaminasi maksimum ( MCL ) dari 500mg/liter ( 500 part per million ( ppm ) ) untuk TDS Air . Banyak persediaan air melebihi tingkat ini. Ketika tingkat TDS melebihi 1000mg / L itu umumnya dianggap tidak layak untuk dikonsumsi manusia. Tingkat TDS Air yang tinggi merupakan indikator potensi masalah yang mengkhawatirkan, dan peringatan untuk penyelidikan lebih lanjut. Paling sering, tingginya tingkat TDS Air disebabkan oleh adanya kalium, klorida dan natrium. Ion-ion ini memiliki efek jangka pendek sedikit atau tidak ada, tetapi ion beracun ( yang membawa arsenik, kadmium, nitrat dan lain-lain ) juga dapat dilarutkan dalam air.

Bahkan sistem pemurnian air yang paling bagus di pasaran juga memerlukan pemantauan untuk TDS untuk memastikan filter dan / atau membran masih berfungsi secara efektif dalam menghilangkan partikel yang tidak diinginkan dan bakteri dari air Anda .

Bagi bapak/ibu sobat INVIRO semua, yang sedang mencari/membutuhkan alat water treatment/filter penjernih air dan peralatan air minum dengan harga yang cukup murah dan kompetitif, silahkan menghubungi ke nomor telepon kontak layanan CS Kami Disini dan pastikan bapak/ibu semua dilayani oleh CS INVIRO secara professional. Ref